handphone.my.id

review xiaomi 2021

Masirvan.my.id

Mengelola situs web memang tidak selalu mudah. Ada saja halangan seperti toko atau eror pada situs web hingga serangan peretas (peretas) yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kamu wajib kenali setidaknya 5 serangan peretas yang sering terjadi di situs web berikut. Simak pembahasannya di bawah ini.

5 Serangan Hacker pada Website

Sebelum melihat bagaimana kamu dapat memperbaiki situs web yang eror atau mengalami kesalahan kesalahan, kamu perlu membuat serangan peretas terlebih dahulu agar dapat mengidentifikasi masalah dan mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki situs web yang eror. Berikut ini adalah kelima serangan peretas yang sering terjadi di situs web:

Serangan DDoS

DDoS menyerang (Serangan Distributed-Denial-of-Service) adalah serangan yang dilakukan secara bertubi-tubi ke target korban. Serangan ini bisa berupa ping, atau permintaan koneksi. Sepertinya, server menjadi kelebihan beban dan tidak bisa diakses. Bagaimana tidak, pengunjung atau pengunjung asli jadi terhambat karena ada serangan tersebut, lalu resource akan naik dan mencapai membatasi server.

Serangan ini termasuk dalam serangan situs web yang berbahaya, karena tidak hanya Transmission Control Protocol (TCP) saja, melainkan juga User Datagram Protocol (UDP) yang dapat diserang. DDoS Attack juga bisa menyerang port-port yang diincar atau ditargetkan secara khusus.

ilustrasi hacker

Baca Juga: Apa Itu Phising, Jenis-jenis hingga Cara Mengatasinya

Serangan membabi buta

Serangan yang satu ini dilakukan dengan cara melakukan permintaan secara bertubi-tubi ke situs web. Bedanya dengan DDoS, serangan membabi buta biasanya berupa percobaan login secara berulang-ulang menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang dicocokkan satu per satu dalam suatu Daftar kata.

Sepertinya, jika nama pengguna dan kata sandi berhasil ditebak, penyerang dapat segera mengakses dashboard situs admin. Oleh karena itu, serangan ini termasuk kritis, karena jika peretas berhasil menembus admin dasbor, kemungkinan mereka melakukan perubahan pada pengaturan atau konten di situs web-mu. Akhirnya, hal ini akan merepotkan pengembang atau pengelola situs web.

Bug CMS / Framework

Serangan peretas selanjutnya adalah bug CMS /kerangka, yaitu eksploitasi bug atau celah pada CMS /kerangka. Serangan bug ini bisa diperbaiki dengan cara memperbarui versi CMS atau kerangka yang digunakan, dengan begitu peretas tidak mendapatkan pintu untuk melakukan atau mengeksekusi celah tersebut.

Dampak bug CMS /kerangka ini adalah jika dilihat dari bahaya bug dan melakukan eksploitasi, probabilitasnya situs web-mu akan dipasangi atau disisipi cangkang pintu belakang yang dapat mengakses seluruh fungsi pada situs web, shell pintu belakang ini biasanya ditaruh di manajer file cPanel.

Serangan ini cukup berbahaya, karena jika situs web-mu berhasil disusupi cangkang pintu belakang, file pintu belakang tersebut akan sulit dicari. Sederhananya, peretas akan memiliki “pintu rahasia” untuk mengakses situs web tanpa kamu sadari.

ilustrasi serangan hacker pintu belakang

Baca Juga: 7 Alasan Website Mudah di Hack

Masukkan Malware

Injeksi malware adalah serangan yang memungkinkan peretas (peretas) mengeksekusi naskah malware yang telah disisipi di salah satu mengajukan yang kamu unggah ke situs web. Biasanya, menyuntikkan malware terjadi karena kamu menggunakan plugin atau tema nulled (gratis) atau bajakan yang di-unduh dari situs web tidak resmi.

Sepertinya, menyuntikkan malware akan membuat beberapa file situs inti disisipi skrip malware yang berbahaya. Begitu ada permintaan yang dilakukan di browser, skrip malware akan berjalan di situs web latar belakang dan kemungkinan dapat merekam data pengunjung.

Injeksi malware merupakan serangan yang lumayan berbahaya, karena peretas akan membuat “sarang” di File Manager sehingga kamu perlu membersihkan satu per satu mengajukan yang terpengaruh menyuntikkan malware.

Email Spamming dan Scamming

Dua serangan peretas yang terakhir ini turut sertakan email, yaitu spamming dan Penipuan.

Email Spamming

Mengirim spam melalui email adalah serangan yang memungkinkan peretas melakukan pengiriman email secara bertubi-tubi, alias spam. Mengirim spam ini bisa berupa pengiriman email keluar (email keluar) atau penerimaan email (email masuk). Hal ini bisa sangat mengganggu email situs web hingga reputasi situs web-mu.

Email Scamming

Penipuan email adalah serangan pengiriman email ke target korban dengan format email resmi untuk meminta data pribadi seperti kartu kredit atau nomor rekening bank. Saat korban memasukkan data-data kartu kredit atau bank nasional, maka peretas akan langsung mengambil alih data, seperti kejadian carding, yaitu menggunakan kartu kredit curian untuk bertransaksi atau belanja.

Biasanya email spamming yang keluar (email keluar) diakibatkan karena ada malware yang bersarang dan malware tersebut memiliki naskah yang bisa menjalankan perintah pengiriman email bertubi-tubi (spamming).

Baca Juga: 5 Cara Penting Melindungi Website dari Serangan Hacker

Surel spamming dan Email Penipuan termasuk serangan yang cukup kritis, bisa berbahaya untuk aktivitas email, karena terlebih dahulu pada email dengan domain akhiran situs web.

Simpulan

Itulah 5 serangan peretas yang wajib kamu kenali agar kamu waspada dan meningkatkan keamanan lebih ketat pada situs web-mu. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk melindungi situs web dari serangan peretas adalah dengan memperbarui sistem keamanan situs web Secara berkala, lebih berhati-hati ketika menginstal plugin, dan secara berkala, serangan apa saja yang dapat menyerang situs web-mu.

Selain itu, juga pertimbangkan kamu menggunakan hosting yang tak hanya cepat tapi juga aman agar situs web-mu selalu bisa diandalkan. Demikian artikel ini, jangan sungkan untuk meninggalkan ide-ide topik yang ingin kamu baca di blog Dewaweb. Semoga artikel ini membantu, salam sukses online!



fotografer indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *